Selasa, 12 Mei 2009

Sistem Informasi E bisnis

Anto, mahasiswa sebuah sekolah tinggi komputer di Yogya baru saja datang ke rumahnya, Muntilan, Magelang. kota kecil di dekat Candi Borobudur. Dia baru saja libur semesteran. Dosen mata kuliah sistem informasi manajemen selalu berpesan untuk menerapkan ilmu itu dalam kehidupan sehari-hari.

Ia berpikir terus, ia mengajukan pertanyaan, "Bagaimana sistem informasi manajemen yang saya pelajari bisa membantu bisnis ayah saya? Bukankah komputer sebagai bagian pendukung sistem informasi manajemen harus bisa diterapkan di bidang apa saja?"

Ayahnya adalah pengusaha pemahat patung batu kali. Batu-batu ini asalnya dari Gunung Merapi. Berdasar catatan sejarah, bahan bangunan Borobudur berasal dari gunung berapi yang paling aktif di dunia ini. Orang tua Anto mempunyai 10 karyawan yang tiap hari memahat patung-patung batu pesanan instansi dan perorangan di seluruh Indonesia.

Terkadang pesanan berupa pembuatan miniatur stupa Borobudur. Tidak ada yang tahu mengapa penduduk sekitar Borobudur mahir memahat batu kali yang keras itu. mungkin merekalah pewaris pemahat Borobudur di jaman Raja Smaratungga di kala membangun candi itu.

Sudah tiga bulan ini Anto membaca segala macam uraian tentang E-business, E-commerce, sistem informasi manajemen dan kaitannya dengan internet dan sebagainya. Ia berpikir, semestinya usaha bapaknya bisa menerapkan teknologi ini. Bukankah kata para ahli teknologi ini bisa mensejajarkan perusahaan kecil dengan perusahaan besar?

Begitu dia membeberkan rencananya, bapaknya langsung setuju. Ia katakan bahwa sistem informasi manajemen bisa membantu bisnis bapaknya maju pesat. Ia katakan pula bahwa dengan menerapkan e-Business, pasar yang bisa diraih bukan hanya sekitar Jawa Tengah tapi malah bisa merambah dunia. Bapaknya yakin kalau anaknya yang paling pintar di desanya itu pasti punya perhitungan yang matang. Jika tidak, toh buat apa dia sekolah tinggi-tinggi.

Proyekpun dimulai. Patung-patung mulai diatur, dan diambil gambarnya. Untunglah dia dipinjami temannya yang kaya, sebuah kamera digital yang bisa merekam gambar selama satu menit. Gambar-gambar beserta film berformat .avi telah ia susun di komputernya.

Sebelum menyusun web, ia harus menyusun dulu RPD (Respon yang Paling Diinginkan). RPD web itu berupa orang yang melihat dan berminat dapat memesan patung melalui web yang dia buat.

Akhirnya dia mulai membuat web. Dia telah mengamati yahoo.com, google, bahwa yang penting bukan grafik, tapi teks. Dia tahu bahwa yang bisa menjual teks bukannya grafik. Oleh karenanya, walau yang dia jual adalah patung, tapi dia sangat sedikit mencantumkan gambar patung. Yang dia muat lebih banyak informasi tentang sejarah pembuatan patung, riwayat borobudur, bahan patung, keistimewaan patung Muntilan dibanding daerah lain.

Miliki Segera Buku Transformational Leadership!

Bayangkan dampaknya pada kepemimpinan anda pada 1 tahun, 3 tahun, dan 5 tahun mendatang jika anda menerapkan metoda kepemimpinan unggulan ini. Anda akan menjadi pemimpin yang unggul, pemimpin yang begitu dirindukan oleh bawahan anda...

Caranya? Baca dan terapkan resep-resep dari buku Transformational Leadership: Terobosan Baru Menjadi Pemimpin Unggul.

Buku itu setebal hampir 400 halaman yang berisi berbagai strategi praktis untuk menjadi pemimpin unggul. Dari testimoni pembaca buku itu, hampir semua memuji buku itu demikian baik, menginspirasi, dan mendalam. Jangan percaya begitu saja dengan komentar mereka. Anda sendiri bisa membuktikannya...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar